KB September 24, 2008
Setelah melahirkan kemarin, ibuku selalu bertanya, “Sudah KB belum?”. Kalo KB yang dimaksud adalah Keluarga Berencana, maka jawabannya, saat ini saya dan suami sudah merencanakan untuk punya anak lagi 6 atau 7 tahun lagi. Amin…
Nah, KB yang dimaksud ibuku tentunya adalah alat kontrasepsi. Setelah sebulan sebelumnya sempat konsultasi dengan dokter Obgyn ku yang pertama (dr. Raden Sutarji, SpOG). Akhirnya dengan berbagai pertimbangan diputuskan untuk pake KB IUD (Sebenernya suamiku lebih prefer KB alami).
So, kemarin Selasa aku maksa2 suamiku untuk pulang sore buat nganterin ke RS Harapan Internasional. Kenapa harus maksa2 pulsor? Cz DSOG yang cewek cuman praktek di hari Selasa ato Jumat jam 2 siang ~ 5 sore. Kenapa juga harus DSOG cewek? Tau sendiri lah…… :p
Akhirnya setelah terancam ga jadi, (karena waktu qta nyampe RS DSOGnya udah mo pulang) qta jadi pasien terkahir dr. Aditya Maharani, SpOG. Setelah sebelumnya tes kehamilan dulu (why..? cz mens udah telat 6 hari. Tapi argumentasiku cz aku nyusuin, so gpp kan telat) yang hasilnya negatif, jadi juga pasang IUD merek Nova T. Harga Nova T nya sendiri sekitar 250rb an, kalo ditambah ma biaya konsultasi dokter plus ongkos pasang akhirnya nyampe juga 500rb. Mahal ya…, untung Nova T dicover pake rawat jalan Samsung
Dokternya nyaranin kalo 2 minggu lagi musti kontrol. Lah..kmaren lupa nanya tu IUD bisa dipake mpe kapan ya? hehehe
Btw, knapa juga KB diumumin di blog? cz aku orangnya pelupa, so blog ini jadi catetannya
[Sebuah Pencerahan] Seputar Menyusui September 24, 2008
Baru aja dapet artikel bagus, yang bagiku menjadi sebuah pencerahan. Pencerahan dari apa? dari mitos2 kuno, seputar menyususi (buat ibu mertuaku, piss ma…
). Kebetulan juga aku lagi bingung memikirkan produksi ASIku yang sedikit sekali sekarang yang ga sebanding sama jumlah ASI yang diminum bayiku (pusing…stock ASI di kulkas pagi ini tinggal4,5 botol). Moga aja dengan banyak minum ASIku bisa banyak lagi.
Artikelnya aku dapat disini. Berikut isinya:
SEPUTAR MENYUSUI
1/22/2007
Berapa lama ASI tahan disimpan di freezer?
Sebaiknya ASI tak ditaruh di freezer, karena waktu dihangatkan ada beberapa kandungannya yang menurun kualitasnya. Taruhlah di chiller (tempat antara freezer dan bagian bawahnya, yang biasa untuk menyimpan keju, mentega dan sebagainya).
Penyimpanan ASI bisa tahan 2-3 minggu. Bahkan, sampai sebulan ASI tak akan busuk. Yang membuat pembusukan adalah bakteri hingga terjadi fermentasi asam dan sebagainya. Kalau bakteri tak tumbuh, tak terjadi pembusukan. Bakteri tak tumbuh kalau suhunya tak sesuai. Bakteri bisa tumbuh dengan kondisi suhu udara 37 derajat Celcius.
Untuk diberikan pada bayi, ASI dihangatkan dulu pakai steamer atau air hangat dalam baskom dan botolnya direndam didalamnya.
Jika ASI dimasukkan dalam botol dan ditaruh di suhu luar, berapa lama tahannya?
Tergantung seberapa bersih botolnya. Makin bersih botolnya, makin lama tahannya, bisa 4-6 jam. Tentunya untuk mengetahui terjadi tidaknya pembusukan, sebelum diberikan pada bayi harus dirasakan dulu oleh ibunya.
Apakah benar ASI yang seperti santan lebih bagus?
Soal warna dan kejernihan, jangan harapkan ASI sama putih dan bagusnya seperti susu kaleng. Bila ASI encer, keruh dan kuning, bukan berarti kualitasnya jelek. Rasa ASI juga sepet-sepet dan bayi tetap saja mengisapnya karena refleks, dia belum mengerti soal taste.
ASI tergantung pula dari apa yang dimakan ibu. Jika ibu banyak makan protein, memang warnanya agak sedikit keruh. Tapi, tak apa-apa. Dalam hal makanan, bagi ibu tak ada pantangan. Misal, tak ada kepercayaan kalau ibu banyak makan cabe nanti bayinya mencret. Yang mencret bukan bayinya tapi ibunya. Jadi, ibu boleh makan apa saja; yang manis, asin, asam, silakan. Begitu pun minuman, boleh soft drink, kopi, teh, susu, dan lainnya, asalkan jangan minum alkohol.
Pada etnis Tionghoa ada tradisi makan ayam arak. Nah, seringkali ini membuat bayinya jadi kuning, begitu pula dengan jamu. Memang sebagian besar ingridient jamu masuk ke dalam ASI dan dikonsumsi pula oleh si bayi hingga menyebabkan bayi jadi kuning. Tak berbahaya tapi membuat tak nyaman bagi orang tua karena bayinya kuning.
Setelah melahirkan, kapan ASI akan keluar?
Dalam waktu seminggu. Keluarnya pun sedikit demi sedikit. Kecuali bila sudah anak ketiga, hari kedua saja sudah banyak ASI keluar. Karena biasanya kalau baru anak pertama, ibu penuh dengan kecemasan, bagaimana anaknya dan sebagainya, hingga ada ketaknyamanan. Makin nyaman ibu, makin cepat ASI keluar.
Agar ASI keluar harus diisapkan pada bayinya meskipun belum keluar dan masih kosong. Supaya banyak produksi ASI-nya, ibu harus banyak minum, sekitar 2 liter atau lebih dan makan yang sehat. Mengkonsumsi sayur katuk sebetulnya yang berpengaruh pada produksi ASI-nya adalah air katuknya. Sayurnya sendiri sebagai pengisi mineral dan zat besi yang bagus.\
Bagaimana cara memenuhi kebutuhan makan bayi selama ASI belum lancar keluar?
Tak perlu dipenuh-penuhi. Biarkan saja natural. Bayi selama 3 hari tak diberi makan tak akan membuatnya mati. Karena bayi lahir cukup bulan ini punya cadangan yang cukup. Jika si bayi menangis, susui saja atau lihat apakah ada yang basah. Tentu saja keyakinan ini sangat sulit diperoleh ibu, bahwa tak perlu diberikan susu formula. Umumnya orang tua menganggap bayinya menangis pasti kelaparan karena ASI-nya tak keluar. Nah, makin cemaslah orang tua dan makin beralih ke susu formula.
Apa penyebab ASI tak mau keluar?
Secara alamiah semua ASI akan keluar. Tuhan tak membedakan satu ibu dengan lainnya. Hanya saja tergantung dari keyakinan diri ibu sendiri. Jadi, harus dari awal diniatkan dan disiapkan. Misal, waktu antenatal, payudaranya diurut, putingnya kalau ke dalam ditarik. Ini bisa dilakukan sejak trimester ketiga kehamilan. Dan mulai lagi setelah hari ketiga melahirkan.
Jika ASI tak keluar sama sekali, harus didiskusikan dengan ahli kebidanannya. Bisa karena minumnya kurang banyak atau makannya, atau ibunya kurang confident karena faktor psikologi juga berpengaruh. Makin cemas, makin tak keluar ASI-nya. Itu sebab, dalam memberikan ASI harus di ruangan yang tenang, tak banyak ngobrol, boleh sambil mendengarkan musik klasik, relaks. Tentu posisi menyusui harus betul: perut bayi bertemu dengan perut ibu. Tidak asal taruh bayinya karena bisa lecet-lecet puting ibunya.
Manakah yang lebih dianjurkan, memerah ASI dengan tangan/manual ataukah dengan mesin? Bolehkah bila \
bayi kelaparan diberikan air putih?
Memerah dengan mesin hanya soal waktu saja yang lebih cepat disbanding manual. Pemerahan yang benar dilakukan setelah pemberian ASI secara langsung pada bayi, sampai terasa payudaranya tak lagi keras dan sudah terasa kosong, tak ada lagi yang keluar. Jadi, kalau, misal, kosongnya 200 cc, maka produksinya pun akan sebanyak itu pula.
Anak bayi itu mirip dengan anak usia setahun, perutnya kosong setelah 4-6 jam. Jadi kalau bayinya tidur tak perlu dibangunkan untuk diberikan ASI. Pemberian ASI secara langsung tak bisa diukur jumlahnya. Ukurannya cukup bila BB-nya bertambah sesuai yang diharapkan.
Pemberian air putih hanya untuk membilas sehabis menyusu, sebanyak 2-3 sendok atau sekitar 15 cc. Air putih tak bisa mengenyangkan bayi, tapi bikin kembung. Kenyang diperoleh dari kalori.
Berapa lama waktu menyusui?
Yang terbaik, kanan dan kiri masing-masing 10 menit.
Apakah ibu yang sakit berpengaruh pada kualitas ASI-nya?
Pengaruhnya itu kalau, misal, ibunya minum obat seperti obat kanker, obat diabetes, tiroid, antibiotik. Kalau obat pilek, flu, pusing, yang masuk ke ASI itu kecil sekali, hingga bisa diabaikan. Sementara kalau minum jamu, takarannya enggak jelas tapi yang masuk ke ASI terkadang banyak.
Mengapa tiap kali habis diberi susu kaleng, bayi muntah? Bagaimana kita tahu bahwa dia berkecukupan makannya?
Bayi muntah paling sering terjadi karena terlalu banyak pemberian susunya. Atau kalau sendawa ada sebagian susu yang sudah masuk keluar lagi. Cara memberikan susu juga berpengaruh. Jangan memberikan susu satu botol secara terus menerus sampai habis. Istirahatlah setiap 20-30 cc sampai bayinya sendawa, lalu teruskan lagi. Kalau bayinya sudah berhenti mengisap, jangan diteruskan. Yang penting jumlahnya, bukan pemberian satu kali itu saja.
Utuk mengetahui apakah kebutuhan susunya sudah cukup, ada dua hal. Pertama, bila ibu menyusui akan terasa ASI-nya banyak keluar. Lalu kalau dari susu botol akan tampak jumlahnya berkurang. Kedua, anaknya tidur nyenyak, misal, 3-4 jam adalah tidur yang baik buatnya. Kalau bayinya bangun dan menangis, maka mulutnya akan mencari lagi puting ibunya karena lapar. Kalau bayi tidurnya hanya sebentar-sebentar, misal, 1 jam lalu bangun, berarti pemberian susu sebelumnya tak membuatnya kenyang. Paling objektif melihat kecukupan itu dari kenaikan berat badannya kira-kira 20-15 gram per hari. Kalau seminggu rata-rata 150-200 gram dan sebulan sekitar 700-800 gram. Jadi, kalau anaknya ada pertambahan tak perlu khawatir. Timbanglah 3 kali sehari atau seminggu sekali. Kalau kenaikannya 300 gram per minggu maka terlalu banyak.
PARAMETER BAYI SEHAT
Sebenarnya, tutur Eric, jika bayi sudah boleh dibawa pulang, berarti ia sudah dalam keadaan normal. Tentunya bayinya lahir cukup bulan, aktif, dan mengisapnya dengan baik. Penampilannya kemerahan dan posisinya fleksi seperti di kandungan. “Ini salah satu parameternya bayi sehat.”
THR September 18, 2008
Akhirnya sesuatu yang ditunggu-tunggu di kantorku datang juga. Apalagi kalo bukan THR. Senengnya tahun ini, THRku udah full 1x gaji. Engga seperti tahun kmaren yang masih proporsioanl 5/12 gapok.
Lumayanlah…apalagi ternyata PPH-21nya ternyata paling kecil dibanding temen2 yang lain. Dengan papok yang sama, aku kena potongan PPH-21 Rp 1xx.xxx,- sementara temanku Adhi kena potongan RP 4xx.xxx,- adalagi Rahmat yang kena potongan Rp. 2xx.xxx,- n Accep yang kena potongan Rp. 3xx.xxx,-.
Nah yang menjadi pertanyaan adalah, mengapa potongan qita beda2 padahal gapok sama? ok kalo punyaku lebih kecil dari yang lain, alesan dah merit bisa diterima. Tapi knapa bisa potongan suamiku yang masih proporsional ternyata lebih gede dari potonganku (padahal dia sudah merit).
Anybody can explain it to me?
That’s Why I Come Late September 18, 2008
Akhirnya minggu lalu jadi juga aku dipanggil ma bos. Bukan kenapa2 sih, gara2nya si karena beberapa hari belakangan ternyata di daftar kehadiranku tertulis “come late“, padahal cuman telat 1″~5″ lho.
Sebenernya si untuk urusan telat, bisa dikatakankalo aku dan suamiku hampir selalu datang terlambat hehehe
tapi gara2 sistem yang baru, setiap kali scan ID card langsung kecatet jam datangnya. Padahal sebelumnya ID card (setidaknya bagiku) hanya berfungsi sebagai kunci pintu office.
Si bos ga mau tau alesan “why do i come late”, pokoknya besok2 ga boleh telat aja. Jadilah aku sekarang mengalami kemajuan, walaupun cuman 5″ lebih awal dari bel masuk (kayak anak sekolahan aja). Itupun dengan siasat scan dulu baru perkir motor :p
Padahal setiap hari aku bangun jam 5 pagi, tapi knapa bisa telat? nah ini yang si bos ga mau tau, kalo tiap pagi setelah bangun pagi aku harus memerah ASI (yang biasanya memakan waktu 30″~45″), nyiapan perlengkapan buat merah ASI di kantor, kadang nyiapin bekal buat sarapanku n suami (kadang juga ibu ato ibu mertua), n mandi. Nah selesai semua paling ga main bentar ma babyku, so jadilah kami telat dateng.
So, now you know why i am late.
Thanks to My Family September 11, 2008
Postingan ini sebenarnya sudah lama mengendap di draft. Ada inspirasi buat nulis, tapi yah…kalo mood ilang, ilang juga semangat buat nulis.
Inspirasinya dari suatu malem beberapa bulan sebelum pernikahan (yang gara2 kepikiran ini jadi ga bisa tidur) tiba2 aku berpikir, ternyata hidup cepat berlalu, keinget waktu masih kecil sampe segede ini, udah nikah pula. Tiba2 aku sadar kalo bapak dan ibukku sudah tua, baru sadar juga kalo skarang rambut beliau berdua sudah beruban dan kulit mukanyapun sudah ga kenceng lagi, kliatan juga kalo hidup makin susah (jelas banget tergambar di muka beliau berdua).
Yang buat aku berpikir, apa segini saja arti hidup manusia di dunia? Terutama, apakah segini saja arti menjadi orangtua? Beliau berdua melahirkan dan merawat aku, menyekolahkan hingga menjadi sarjana (yang diluar kemampuan finansial bapakku yang PNS, yang golongannya baru naik menjadi III saat aku hampir lulus kuliah.), sekarang aku memutuskan untuk menikah n i’ll leave them soon, padahal aku belum berbuat banyak untuk mereka, belum bisa dan kayaknya ga akan bisa membalas smua kasih sayang beliau.
Seolah-olah hanya untuk melahirkan, merawat dan meyekolahkan saja arti hidup kedua orangtuaku. Masih banyak keinginan untuk membahagiakan orangtuaku, yang kalo ada rejeki aku pengen ngelunasi smua utang2 beliau, juga membelikan rumah walopun kecil2an untuk tinggal saat mereka sudah tua dan tidak bekerja lagi. Yah..aku hanya ingin membahagiakan beliau berdua selagi beliau masih hidup.
So, aku bedoa memohon Tuhan membantuku mewujudkan cita2ku, atau berilah umur panjang untuk kedua orangtuaku sampai aku bisa mewujudkan cita2ku, amin…
Terimakasih dan penghargaan terbesar kuucapkan untuk bapakku Simon Petrus Segu Kotta dan ibukku Puji Astuti.
Untuk bapakku, aku ingat saat masih kecil digending dipundak dan aku berpegangan pada rambut keritingnya lalu aku dibawa jalan2 pagi hari hingga kali progo. Aku juga ingat waktu aku masih kecil belum bisa makan jambu bangkok, bapak mengunyahkan jambu bangkok itu dan memberikan kunyahan yang sudah halus untukku.
Untuk Ibukku, aku ingat betapa aku ngeyel n suka nganmbek kalo diajari berhitung, pernah juga waktu aku kelas 4 sd, aku flu dan pusing sampai lemes ga kuat jalan, ibuk menggendongku ke puskesmas
Terimakasih Bapak…..
Terimakasih Ibuk….
öa sayang Bapak & Ibuk…
Penghitung Umur Bayi Otomatis :D September 8, 2008
Halo…
lama ga muncul karena gi hibernsi, akhirnya kluar juga dari sarang. Aku udah melahirkan anak pertama tanggal 6 Juli kmarin. So sekarang anakku udah 2 bulan. Anakku cowok namanya Ethan Savero Prasaja.
Daripada capek2 ngitungin umur baby, makanya postingan ini buat ngitungin umur babyku
gimana? keren kan…..!
Tekanan Darah Tinggi Bukan Penyakit June 5, 2008
Kmaren sore (4 Juni 2008 ) dapet kabar kalo tensi Bapak naik lagi jadi 180, padahal kamren sudah turun. Sehingga dokter memindahkan Bapak ke ruang ICU dan dievaluasi selama 15 hari.
Padahal dalam pengawasan dokter kenapa tekanan darah bisa naik lagi? Itu yang jadi pertanyaan.
Pagi ini iseng2 cari artikel yang make sense untuk menjelaskan kondisi ini (paling ga, artikel ini make sense buat aku, tapi aku sendiri ga tau tinjauan secara medisnya bener apa ga).
Berikut artikelnya:
Tekanan Darah Tinggi Bukan Penyakit(Erabaru.or.id) – Selama ini seringkali penyakit tekanan darah tinggi diobati dengan minum obat penurun darah, akibatnya justru sebaliknya bahkan bisa stroke. Sebaliknya pengobatan tradisional Tiongkok mengobatnya dengan cara memperlancar saluran darah, sehingga hasilnya lebih baik.Tingkat usia sebagai batasan terjadinya tekanan darah tinggi kian hari semakin tidak berpengaruh. Ilmu kedokteran Barat sekarang mengatakan ada dua kategori tekanan darah tinggi yakni yang terjadi dari penyebab langsung dan yang terjadi sebagai efek sampingan. Sesungguhnya dalam ilmu pengobatan tradisional Tionghoa, pada zaman dahulu tekanan darah tinggi tidak disingung. Tidak menganggap tekanan darah tinggi sebagai sebuah penyakit. Namun, ilmu kedokteran sekarang menganggap tekanan darah tinggi sebagai sebuah penyakit, padahal semestinya adalah suatu gejala penyakit saja, sebuah gejala dari multipenyakit.
Pada dasarnya sejumlah penyakit tertentu, misalnya penyakit ginjal, hipertiroidis (penyakit fungsi kelenjar gondok meningkat) dan lain sebagainya dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Sebagian besar, disebabkan sakit sehingga mengakibatkan naiknya tekanan darah, dengan demikian ini merupakan efek samping. Asalkan penyakitnya sembuh, tekanan darah akan turun dengan sendirinya. Selain itu, ada lagi yang disebut tekanan darah tinggi yang terjadi dari penyebab langsung, yaitu bukan disebabkan dari sejumlah penyakit, melainkan tekanan darah tinggi yang hanya berhubungan dengan pembuluh darah dan jantung saja.
Sebenarnya, cuaca yang dingin juga mungkin dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, juga minum minuman beralkohol atau perasaan tegang, perasaan risau dan lain sebagainya. Semua ini juga mungkin menyebabkan tekanan darah tinggi. Dalam lingkup ilmu pengobatan tradisional Tiongkok, menurut Dokter Hu Naiwen dari Tong Deiang, Shanghai, China sebenarnya tidak dilakukan pembagian sebab penyakit darah tinggi seperti itu.
Kekurangan Oksigen
Ketika pasien mengidap tekanan darah tinggi, dr. Hu Naiwen selalu bertanya, apakah ada komplikasi lain? Jika ada beritahu sekaligus gejala penyakit lainnya. Tidak perlu khusus menangani tekanan darah tinggi, hasilnya malahan lebih baik. Sebab menurut pengamatannya, sebagian besar orang yang bertekanan darah tinggi punya kondisi demikian, dijelaskan gejala penyakitnya, dan anda sendiri juga bisa menganalisis sejenak penyakit apa sebenarnya?
Ada seseorang yang mukanya tampak merah, lehernya mengeras, detak jantung bertambah cepat, dan mengantuk. Jika anda melihat pasien seperti ini, dan anda tinjau dari sisi penyakit, bagaimana anda dapat menganalisisnya? Inilah gejala kekurangan oksigen. Namun, tahukah anda, penyakit tekanan darah tinggi gejalanya juga demikian. Lantas, apa hubungannya? Sesungguhnya satu hal yang sama. Kedua hal ini, mana yang merupakan sebab dan mana akibat?
Karena otak kekurangan oksigen, maka menyebabkan gejala tekanan darahnya tinggi. Saat kekuranga oksigen, perlu oksigen yang cukup untuk disuplai ke dalam otak, dan disaat demikian, untuk mencapai keseimbangan itu, jantung akan berdenyut dengan kekuatan yang lebih besar untuk memompakan darah ke otak. Sebelum memasukkan darah secukupnya, tekanan darah yang terukur sepertinya agak naik. Sebentar kemudian darah bisa mengalir masuk ke dalam otak, dan jika darah yang disuplai ke otak terpenuhi, oksigen dan zat lainnya terpenuhi, dengan sendirinya tekanan darah akan turun. Ini adalah konsep keseimbangan.
Jika otak atau organ lainnya kekurangan oksigen, maka jantung dengan kekuatan yang lebih besar, akan memompa darah ke dalam otak atau memompanya ke hati atau ke bagian organ lainnya. Ketika darah tidak dapat tersalur ke organ-organ, ditilik dari ilmu pengobatan tradisional Tiongkok adalah dikarenakan darah yang membeku, terhambat mengalirnya.
Misalnya, leher adalah sebuah saluran, leher mempunyai sebuah pembuluh nadi, dan darah disalurkan ke otak melalui pembuluh nadi leher. Tetapi, pada saluran yang naik ke pembuluh nadi leher, jika ada bagian yang tersumbat itulah yang dimaksud darah membeku dan tidak dapat mengalir, darah yang masuk terhambat, dengan begitu otak bisa kekurangan oksigen. Dengan demikian, diperlukan kekuatan yang lebih besar untuk memompanya sehingga kelihatan tekanan darah menjadi tinggi.
Cara Salah Menangani
Umumnya orang yang mengidap tekanan darah tinggi selalu mengkonsumsi obat penurun tekanan darah. Namun, ketika darah anda terhambat, lalu anda mengkonsumsi obat penurun tekanan darah, lantas apa darah itu sudah pasti bisa melewatinya? Tentu saja tidak! Itu juga yang menjadi alasan, mengapa mengonsumsi obat penurun tekanan darah, hasilnya justru sebaliknya malah membuat tekanan darah semakin tinggi. Sebab dengan menurunkan tekanan darah, darah di dalam otak malah semakin berkurang. Saat demikian, otak tetap saja tidak memiliki oksigen dan zat yang cukup, karena itu, jantung terpaksa menggunakan kekuatan yang lebih besar untuk menekannya. Meski jantung anda telah berupaya semaksimal mungkin, tetap saja tidak bisa mendukung darah masuk ke otak untuk memperkuat otot jantung mengalirkan darah ke organ yang ditujunya. Akibatnya, otot jantung akan menjadi semakin besar, sehingga terjadilah apa yang disebut pembesaran otot jantung.
Kalau otot jantung menjadi besar, lebih mudah menyebabkan tekanan darah tinggi menajdi bersifat permanen. Jika ada sedikit kerapuhan pada pembuluh darah otak (sisi dalam dinding pembuluh darah menghimpun sejumlah besar kolesterol sehingga dinding berubah menjadi lebih rapuh), maka lebih mudah pecah dan mengakibatkan perdarahan otak. Kaitan tekanan darah tinggi dengan stroke terletak di sini. Begitulah pengertian salah terhadap tekanan darah.
Para dokter menganggap, bila tekanan darah naik harus diturunkan. Begitu pula dengan pasien sekarang selalu menganggap, bila tekanan darah naik, harus diturunkan. Bila berobat ke dokter, dan tidak diberi resep obat penurun tekanan darah, pasti merasa tidak puas. Umumnya orang akan merasa, jika tekanan darah tidak turun, mungkin dapat menyebabkan stroke. Akibatnya, demi menurunkan tekanan darah malah mengakibatkan kekurangan oksigen pada otak, sehingga akhirnya sistem keseimbangan tubuh membuat tekanan darah semakin tinggi dan semakin mudah membuat penderita terkena stroke.
Cara Pengobatan Tradisional
Pengobatan tradisional Tiongkok terhadap penderita tekanan darah tinggi berbeda dengan pengobatan modern. Adalah menggunakan obat untuk memperbaiki peredaran darah dalam organ atau otak, supaya rongga pembuluh darah di sana sedikit membesar, dan menghilangkan darah beku yang tidak mengalir dalam perjalanan aliran darah sehingga dengan sendirinya darah akan lebih mudah lewat Bila darah sudah mengalir, maka secara otomatis tekanan darah akan menjadi normal secara permanen, bukannya menurunkan tekanan darah.
Sebenarnya sangatlah tepat jika ditinjau dari sudut pengobatan tradisional Tiongkok, saat ini seharusnya kita renungkan sejenak, sinshe sekarang juga kerap berdasarkan pandangan kedokteran Barat, yaitu menggunakan obat menurunkan tekanan darah. Kalau begitu, bukankah itu berarti manfaat dari pengobatan tradisional Tiongkok malah tidak berguna?
(Sumber: Dajiyuan)
Bapak Kena Stroke June 3, 2008
Hari Jumat Malem tgl 30 Mei 2008, kira-kira jam 8 malem D’Alex yang ada di jogja mengirim sms yang isinya begini:
“Mbak…bapak karo pak petrus kecelakaan nang brosot…Aku meh mrono dewe saiki..kowe do berdoa yo!! cz belum tau keadaane…..”
Sambil berusaha terlihat cool (cie…) aku berusaha telp Ibuk untuk menanyakan kondisi Bapak karena HP Bapak walopun bisa dihubungi tetapi tidak ada yang jawab.
Tapi ternyata Ibuk juga ga tau kondisi terakhir Bapak. Dalam hati takut juga kalo senadainya kecelakaan beneran, karena setelah beberapa kali jatuh dari motor, Bapak kalo naik motor suka kaget dan refleknya jelek apalagi kalo malem, apalagi kalo udah kecapekan suka masuk angin dijalan.
Waktu coba telp pakdhe Sis ternyata HPnya juga susah dihubungi. Akhirnya coba telp Pak Petrus yang disms tadi dikabarkan ikut jatuh bareng Bapak.
Dari pakPetrus mulai diperoleh info yang jelas. Ternyata Bapak jatuh sendiri dan bukan kerena kecelakaan (seperti yang dibayangkan). Dari Cerita Pak Petrus dan D’ Alex yang udah nengok kondisi Bapak, ternyata Bapak waktu naek motor udah ngerasa ga enak badan, makanya Bapak turn dari motor dan jatuh pingsan.
Untungnya Bapak langsung ditolong dan dibawa ke RS terdekat (RS. Rizki Amalia) yang ada di daerah Galur, Kulon Progo, DIY.
Dan diagnosa dokter ternyata mengerikan!! Bapak didiagnosa kena stroke, karena beliau pusing, kalo ditanya bingung dan muntah2 terus. Kata D’Alex yang pertama nengok kondisi Bapak, Bapak seperti ga mengenali orang2 disekitarnya dan kalo ditanya jawabannya aneh yang kalo kata Ibuk, Bapak jawabnya pake bahasa Flores.
Sabtu 31 Mei akhirnya Bapak dipindah ke RS Sardjito dengan pertimbangan alat2 yang lebih lengkap, dokter yang lebih ahli dan jarak dari rumah yang lebih dekat. Di Sardjito, Bapak dirawat di ruang beparawatan khusus stroke.
Hari Minggu 1 Juni 2008, hasil scan otak sudah bisa dilihat, setelah sebelumnya hasil rekam jantungnya dinyatakan sehat. Dari scan otak diketahui kalo beberapa pembuluh darah dibelakang leher pecah.
Karena penasaran tentang stroke, akhirnya setelah browsing, aku dapet artikel yang lumayan menjelaskan stroke ini. Artikelnya sebagai berikut :
Pola Makan dan Gaya Hidup Tak Sehat Bisa Picu Stroke
Ditulis pada Mei 21, 2008 oleh thesecretalert
Stroke memang merupakan salah satu penyebab kematian terbesar saat ini. Bahkan, di Amerika Serikat stroke dan penyakit-penyakit pembuluh darah merupakan penyebab kematian nomor satu. Stroke sering disebut-sebut dan dihubungkan dengan manusia modern? Seperti apa penyakit stroke itu, sehingga bisa menjadi hantu bagi manusia? Benarkan pemicu stroke itu karena pola makan dan gaya hidup tak sehat?
Stroke adalah keadaan di mana sel-sel otak mengalami kerusakan karena tidak mendapat pasokan oksigen dan nutrisi yang cukup. Sel-sel otak harus selalu mendapat pasokan oksigen dan nutrisi yang cukup agar tetap hidup dan dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Oksigen dan nutrisi ini dibawa oleh darah yang mengalir di dalam pembuluh-pembuluh darah yang menuju sel-sel otak.
Apabila karena sesuatu hal aliran darah atau aliran pasokan oksigen dan nutrisi ini terhambat selama beberapa menit saja, maka dapat terjadi stroke. Penghambatan aliran oksigen ke sel-sel otak selama 3 atau 4 menit saja sudah mulai menyebabkan kerusakan sel-sel otak. Makin lama penghambatan ini terjadi, efeknya akan makin parah dan makin sukar dipulihkan. Sehingga tindakan yang cepat dalam mengantisipasi dan mengatasi serangan stroke sangat menentukan kesembuhan dan pemulihan kesehatan penderita stroke.
Stroke ada dua macam. Jenis yang pertama disebut ischemic stroke, merupakan jenis stroke yang lebih banyak terjadi. Ischemic stroke terjadi jika aliran darah ke otak terhambat atau tersumbat. Aterosklerosis, yaitu keadaan di mana terjadi pengkakuan dan penyempitan pembuluh darah karena bertumpuknya zat-zat lemak di dinding pembuluh darah, merupakan salah satu penyebab utama ischemic stroke.
Penyempitan pembuluh darah menuju sel-sel otak menyebabkan aliran darah dan pasokan nutrisi ke otak akan berkurang. Selain itu, endapan zat-zat lemak tersebut dapat terlepas dalam bentuk gumpalan-gumpalan kecil yang suatu saat dapat menyumbat aliran darah ke otak, sehingga sel-sel otak kekurangan oksigen dan nutrisi.
Jenis yang kedua disebut haemorrhagic stroke, yaitu stroke yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di otak, sehingga terjadi perdarahan di otak. Haemorrhagic stroke umumnya terjadi karena tekanan darah yang terlalu tinggi. Hampir 70 persen kasus haemorrhagic stroke terjadi pada penderita hipertensi (tekanan darah tinggi). Hipertensi menyebabkan tekanan yang lebih besar pada dinding pembuluh darah, sehingga dinding pembuluh darah menjadi lemah dan pembuluh darah rentan pecah.
Meski demikian, hemorrhagic stroke juga dapat terjadi pada bukan penderita hipertensi. Pada kasus seperti ini biasanya pembuluh darah pecah karena lonjakan tekanan darah yang terjadi secara tiba-tiba karena suatu sebab tertentu, misalnya karena makanan atau faktor emosional.
Pecahnya pembuluh darah di suatu tempat di otak dapat menyebabkan sel-sel otak yang seharusnya mendapat pasokan oksigen dan nutrisi yang dibawa melalui pembuluh darah tersebut menjadi kekurangan nutrisi dan akhirnya mati. Darah yang tersembur dari pembuluh darah yang pecah tersebut juga dapat merusak sel-sel otak yang berada di sekitarnya. Walaupun terjadi lebih jarang dari ischemic stroke, hanya 20 persen dari kasus stroke yang terjadi, namun haemorrhagic stroke lebih serius tingkat bahayanya dibandingkan ischemic stroke.
Apakah stroke dapat disebabkan faktor keturunan? Para ahli kesehatan meyakini, ada hubungan antara risiko stroke dengan faktor keturunan, walaupun tidak secara langsung. Pada keluarga yang banyak anggotanya menderita stroke, kewaspadaan terhadap faktor-faktor yang dapat menyebabkan stroke harus lebih ditingkatkan. Meski demikian, stroke bukan merupakan penyakit keturunan.
Banyaknya kasus stroke mungkin lebih disebabkan faktor pola makan dan gaya hidup. Makanan bersantan asal tidak berlebihan sebetulnya tidak berbahaya. Namun, jika setiap hari mengkonsumsi makanan berlemak, terutama lemak hewani dalam jumlah berlebihan, apalagi kurang makan sayur dan buah-buahan segar, tentu akan meningkatkan risiko stroke. Cepat marah, panik, dan stres, apalagi perokok, kurang olah raga, berat badan berlebih dan kurang tidur akan melipatgandakan kemungkinan orang bisa terkena stroke.
Apa yang harus dilakukan untuk menghindari stroke? Dari apa yang diuraikan, dapat dipahami bahwa hipertensi (tekanan darah tinggi) dan aterosklerosis (penyumbatan/pengkakuan pembuluh darah karena tertimbunnya zat-zat lemak termasuk kolesterol di dinding pembuluh darah) merupakan dua faktor utama yang dapat menyebabkan stroke. Oleh sebab itu, semua faktor yang dapat memperbesar risiko menderita hipertensi dan aterosklerosis harus dihindari untuk mencegah atau menghindari terjadinya stroke.
Makanan yang berlemak, kurang olah raga, obesitas (kegemukan), merokok, dan stres merupakan hal-hal yang dapat meningkatkan risiko stroke. Karena itu, perlu diperbanyak makan sayur, buah-buahan segar, dan makanan yang berserat. Olah raga yang dilakukan secara teratur, misalnya lari pagi dan berenang, akan mengurangi risiko terkena stroke.
Jaga berat badan agar berkisar di sekitar berat badan ideal. Jika mempunyai kebiasaan merokok atau minum alkohol, segera hentikan kebiasaan buruk itu. Merokok atau minum alkohol akan meningkatkan risiko stroke sampai 200 persen. Bekerja dan menikmati hidup dengan santai juga sangat penting untuk menghindari stroke. Stres akan meningkatkan kadar radikal bebas di dalam tubuh yang dapat merusak berbagai jaringan dan organ-organ tubuh yang vital.
The Wedding January 18, 2008
The Wedding
It’s time to live up to the promises of Love we made to each other,
with a tight knot.
I am getting married on 27th January 2008.



Recent Comments