Saintchristi’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Anniversary Years Reminder October 20, 2008

Filed under: Family,Me n My Love — mama ethan @ 4:10 pm
Tags: ,

Daisypath Anniversary Years PicDaisypath Anniversary Years Ticker

 

KB September 24, 2008

Filed under: 1st time in my life,Family,Kesehatan — mama ethan @ 11:31 am
Tags: ,

Setelah melahirkan kemarin, ibuku selalu bertanya, “Sudah KB belum?”. Kalo KB yang dimaksud adalah Keluarga Berencana, maka jawabannya, saat ini saya dan suami sudah merencanakan untuk punya anak lagi 6 atau 7 tahun lagi. Amin…

Nah, KB yang dimaksud ibuku tentunya adalah alat kontrasepsi. Setelah sebulan sebelumnya sempat konsultasi dengan dokter Obgyn ku yang pertama (dr. Raden Sutarji, SpOG). Akhirnya dengan berbagai pertimbangan diputuskan untuk pake KB IUD (Sebenernya suamiku lebih prefer KB alami).

So, kemarin Selasa aku maksa2 suamiku untuk pulang sore buat nganterin ke RS Harapan Internasional. Kenapa harus maksa2 pulsor? Cz DSOG yang cewek cuman praktek di hari Selasa ato Jumat jam 2 siang ~ 5 sore. Kenapa juga harus DSOG cewek? Tau sendiri lah…… :p

Akhirnya setelah terancam ga jadi, (karena waktu qta nyampe RS DSOGnya udah mo pulang) qta jadi pasien terkahir dr. Aditya Maharani, SpOG. Setelah sebelumnya tes kehamilan dulu (why..? cz mens udah telat 6 hari. Tapi argumentasiku cz aku nyusuin, so gpp kan telat) yang hasilnya negatif, jadi juga pasang IUD merek Nova T. Harga Nova T nya sendiri sekitar 250rb an, kalo ditambah ma biaya konsultasi dokter plus ongkos pasang akhirnya nyampe juga 500rb. Mahal ya…, untung Nova T dicover pake rawat jalan Samsung 😀

Dokternya nyaranin kalo 2 minggu lagi musti kontrol. Lah..kmaren lupa nanya tu IUD bisa dipake mpe kapan ya? hehehe 😀

Btw, knapa juga KB diumumin di blog? cz aku orangnya pelupa, so blog ini jadi catetannya 😀

 

[Sebuah Pencerahan] Seputar Menyusui

Filed under: Uncategorized — mama ethan @ 10:03 am

Baru aja dapet artikel bagus, yang bagiku menjadi sebuah pencerahan. Pencerahan dari apa? dari mitos2 kuno, seputar menyususi (buat ibu mertuaku, piss ma… 😀  ). Kebetulan juga aku lagi bingung memikirkan produksi ASIku yang sedikit sekali sekarang yang ga sebanding sama jumlah ASI yang diminum bayiku (pusing…stock ASI di kulkas pagi ini tinggal4,5 botol). Moga aja dengan banyak minum ASIku bisa banyak lagi.

Artikelnya aku dapat disini. Berikut isinya:

SEPUTAR MENYUSUI
1/22/2007

Berapa lama ASI tahan disimpan di freezer?

Sebaiknya ASI tak ditaruh di freezer, karena waktu dihangatkan ada beberapa kandungannya yang menurun kualitasnya. Taruhlah di chiller (tempat antara freezer dan bagian bawahnya, yang biasa untuk menyimpan keju, mentega dan sebagainya).

Penyimpanan ASI bisa tahan 2-3 minggu. Bahkan, sampai sebulan ASI tak akan busuk. Yang membuat pembusukan adalah bakteri hingga terjadi fermentasi asam dan sebagainya. Kalau bakteri tak tumbuh, tak terjadi pembusukan. Bakteri tak tumbuh kalau suhunya tak sesuai. Bakteri bisa tumbuh dengan kondisi suhu udara 37 derajat Celcius.

Untuk diberikan pada bayi, ASI dihangatkan dulu pakai steamer atau air hangat dalam baskom dan botolnya direndam didalamnya.


Jika ASI dimasukkan dalam botol dan ditaruh di suhu luar, berapa lama tahannya?

Tergantung seberapa bersih botolnya. Makin bersih botolnya, makin lama tahannya, bisa 4-6 jam. Tentunya untuk mengetahui terjadi tidaknya pembusukan, sebelum diberikan pada bayi harus dirasakan dulu oleh ibunya.


Apakah benar ASI yang seperti santan lebih bagus?

Soal warna dan kejernihan, jangan harapkan ASI sama putih dan bagusnya seperti susu kaleng. Bila ASI encer, keruh dan kuning, bukan berarti kualitasnya jelek. Rasa ASI juga sepet-sepet dan bayi tetap saja mengisapnya karena refleks, dia belum mengerti soal taste.

ASI tergantung pula dari apa yang dimakan ibu. Jika ibu banyak makan protein, memang warnanya agak sedikit keruh. Tapi, tak apa-apa. Dalam hal makanan, bagi ibu tak ada pantangan. Misal, tak ada kepercayaan kalau ibu banyak makan cabe nanti bayinya mencret. Yang mencret bukan bayinya tapi ibunya. Jadi, ibu boleh makan apa saja; yang manis, asin, asam, silakan. Begitu pun minuman, boleh soft drink, kopi, teh, susu, dan lainnya, asalkan jangan minum alkohol.

Pada etnis Tionghoa ada tradisi makan ayam arak. Nah, seringkali ini membuat bayinya jadi kuning, begitu pula dengan jamu. Memang sebagian besar ingridient jamu masuk ke dalam ASI dan dikonsumsi pula oleh si bayi hingga menyebabkan bayi jadi kuning. Tak berbahaya tapi membuat tak nyaman bagi orang tua karena bayinya kuning.


Setelah melahirkan, kapan ASI akan keluar?

Dalam waktu seminggu. Keluarnya pun sedikit demi sedikit. Kecuali bila sudah anak ketiga, hari kedua saja sudah banyak ASI keluar. Karena biasanya kalau baru anak pertama, ibu penuh dengan kecemasan, bagaimana anaknya dan sebagainya, hingga ada ketaknyamanan. Makin nyaman ibu, makin cepat ASI keluar.

Agar ASI keluar harus diisapkan pada bayinya meskipun belum keluar dan masih kosong. Supaya banyak produksi ASI-nya, ibu harus banyak minum, sekitar 2 liter atau lebih dan makan yang sehat. Mengkonsumsi sayur katuk sebetulnya yang berpengaruh pada produksi ASI-nya adalah air katuknya. Sayurnya sendiri sebagai pengisi mineral dan zat besi yang bagus.\


Bagaimana cara memenuhi kebutuhan makan bayi selama ASI belum lancar keluar?

Tak perlu dipenuh-penuhi. Biarkan saja natural. Bayi selama 3 hari tak diberi makan tak akan membuatnya mati. Karena bayi lahir cukup bulan ini punya cadangan yang cukup. Jika si bayi menangis, susui saja atau lihat apakah ada yang basah. Tentu saja keyakinan ini sangat sulit diperoleh ibu, bahwa tak perlu diberikan susu formula. Umumnya orang tua menganggap bayinya menangis pasti kelaparan karena ASI-nya tak keluar. Nah, makin cemaslah orang tua dan makin beralih ke susu formula.

Apa penyebab ASI tak mau keluar?

Secara alamiah semua ASI akan keluar. Tuhan tak membedakan satu ibu dengan lainnya. Hanya saja tergantung dari keyakinan diri ibu sendiri. Jadi, harus dari awal diniatkan dan disiapkan. Misal, waktu antenatal, payudaranya diurut, putingnya kalau ke dalam ditarik. Ini bisa dilakukan sejak trimester ketiga kehamilan. Dan mulai lagi setelah hari ketiga melahirkan.

Jika ASI tak keluar sama sekali, harus didiskusikan dengan ahli kebidanannya. Bisa karena minumnya kurang banyak atau makannya, atau ibunya kurang confident karena faktor psikologi juga berpengaruh. Makin cemas, makin tak keluar ASI-nya. Itu sebab, dalam memberikan ASI harus di ruangan yang tenang, tak banyak ngobrol, boleh sambil mendengarkan musik klasik, relaks. Tentu posisi menyusui harus betul: perut bayi bertemu dengan perut ibu. Tidak asal taruh bayinya karena bisa lecet-lecet puting ibunya.
Manakah yang lebih dianjurkan, memerah ASI dengan tangan/manual ataukah dengan mesin? Bolehkah bila \

bayi kelaparan diberikan air putih?

Memerah dengan mesin hanya soal waktu saja yang lebih cepat disbanding manual. Pemerahan yang benar dilakukan setelah pemberian ASI secara langsung pada bayi, sampai terasa payudaranya tak lagi keras dan sudah terasa kosong, tak ada lagi yang keluar. Jadi, kalau, misal, kosongnya 200 cc, maka produksinya pun akan sebanyak itu pula.

Anak bayi itu mirip dengan anak usia setahun, perutnya kosong setelah 4-6 jam. Jadi kalau bayinya tidur tak perlu dibangunkan untuk diberikan ASI. Pemberian ASI secara langsung tak bisa diukur jumlahnya. Ukurannya cukup bila BB-nya bertambah sesuai yang diharapkan.

Pemberian air putih hanya untuk membilas sehabis menyusu, sebanyak 2-3 sendok atau sekitar 15 cc. Air putih tak bisa mengenyangkan bayi, tapi bikin kembung. Kenyang diperoleh dari kalori.

Berapa lama waktu menyusui?

Yang terbaik, kanan dan kiri masing-masing 10 menit.


Apakah ibu yang sakit berpengaruh pada kualitas ASI-nya?

Pengaruhnya itu kalau, misal, ibunya minum obat seperti obat kanker, obat diabetes, tiroid, antibiotik. Kalau obat pilek, flu, pusing, yang masuk ke ASI itu kecil sekali, hingga bisa diabaikan. Sementara kalau minum jamu, takarannya enggak jelas tapi yang masuk ke ASI terkadang banyak.


Mengapa tiap kali habis diberi susu kaleng, bayi muntah? Bagaimana kita tahu bahwa dia berkecukupan makannya?

Bayi muntah paling sering terjadi karena terlalu banyak pemberian susunya. Atau kalau sendawa ada sebagian susu yang sudah masuk keluar lagi. Cara memberikan susu juga berpengaruh. Jangan memberikan susu satu botol secara terus menerus sampai habis. Istirahatlah setiap 20-30 cc sampai bayinya sendawa, lalu teruskan lagi. Kalau bayinya sudah berhenti mengisap, jangan diteruskan. Yang penting jumlahnya, bukan pemberian satu kali itu saja.

Utuk mengetahui apakah kebutuhan susunya sudah cukup, ada dua hal. Pertama, bila ibu menyusui akan terasa ASI-nya banyak keluar. Lalu kalau dari susu botol akan tampak jumlahnya berkurang. Kedua, anaknya tidur nyenyak, misal, 3-4 jam adalah tidur yang baik buatnya. Kalau bayinya bangun dan menangis, maka mulutnya akan mencari lagi puting ibunya karena lapar. Kalau bayi tidurnya hanya sebentar-sebentar, misal, 1 jam lalu bangun, berarti pemberian susu sebelumnya tak membuatnya kenyang. Paling objektif melihat kecukupan itu dari kenaikan berat badannya kira-kira 20-15 gram per hari. Kalau seminggu rata-rata 150-200 gram dan sebulan sekitar 700-800 gram. Jadi, kalau anaknya ada pertambahan tak perlu khawatir. Timbanglah 3 kali sehari atau seminggu sekali. Kalau kenaikannya 300 gram per minggu maka terlalu banyak.


PARAMETER BAYI SEHAT
Sebenarnya, tutur Eric, jika bayi sudah boleh dibawa pulang, berarti ia sudah dalam keadaan normal. Tentunya bayinya lahir cukup bulan, aktif, dan mengisapnya dengan baik. Penampilannya kemerahan dan posisinya fleksi seperti di kandungan. “Ini salah satu parameternya bayi sehat.”

 

THR September 18, 2008

Filed under: Uncategorized — mama ethan @ 2:32 pm

Akhirnya sesuatu yang ditunggu-tunggu di kantorku datang juga. Apalagi kalo bukan THR. Senengnya tahun ini, THRku udah full 1x gaji. Engga seperti tahun kmaren yang masih proporsioanl 5/12  gapok.

Lumayanlah…apalagi ternyata PPH-21nya ternyata paling kecil dibanding temen2 yang lain. Dengan papok yang sama, aku kena potongan PPH-21 Rp 1xx.xxx,- sementara temanku Adhi kena potongan RP 4xx.xxx,- adalagi Rahmat yang kena potongan Rp. 2xx.xxx,- n Accep yang kena potongan Rp. 3xx.xxx,-.

Nah  yang menjadi pertanyaan adalah, mengapa potongan qita beda2 padahal gapok sama? ok kalo punyaku lebih kecil dari yang lain, alesan dah merit bisa diterima. Tapi knapa bisa potongan suamiku yang masih proporsional ternyata lebih gede dari potonganku (padahal dia sudah merit).

Anybody can explain it to me?

 

That’s Why I Come Late

Filed under: Family,Uncategorized — mama ethan @ 2:18 pm

Akhirnya minggu lalu jadi juga aku dipanggil ma bos. Bukan kenapa2 sih, gara2nya si karena beberapa hari belakangan ternyata di daftar kehadiranku tertulis “come late“, padahal cuman telat 1″~5” lho.

Sebenernya si untuk urusan telat, bisa dikatakankalo aku dan suamiku hampir selalu datang terlambat hehehe 😀 tapi gara2 sistem yang baru, setiap kali scan ID card langsung kecatet jam datangnya. Padahal sebelumnya ID card (setidaknya bagiku) hanya berfungsi sebagai kunci pintu office.

Si bos ga mau tau alesan “why do i come late”, pokoknya besok2  ga boleh telat aja. Jadilah aku sekarang mengalami kemajuan, walaupun cuman 5″ lebih awal dari bel masuk (kayak anak sekolahan aja). Itupun dengan siasat scan dulu baru perkir motor :p

Padahal setiap hari aku bangun jam 5 pagi, tapi knapa bisa telat? nah ini yang si bos ga mau tau, kalo tiap pagi setelah bangun pagi aku harus memerah ASI (yang biasanya memakan waktu 30″~45″), nyiapan perlengkapan buat merah ASI di kantor, kadang nyiapin bekal buat sarapanku n suami (kadang juga ibu ato ibu mertua), n mandi. Nah selesai semua paling ga main bentar ma babyku, so jadilah kami telat dateng.

So, now you know why i am late.

 

Thanks to My Family September 11, 2008

Filed under: Family — mama ethan @ 10:31 am

Postingan ini sebenarnya sudah lama mengendap di draft. Ada inspirasi buat nulis, tapi yah…kalo mood ilang, ilang juga semangat buat nulis.

Inspirasinya dari suatu malem beberapa bulan sebelum pernikahan (yang gara2 kepikiran ini jadi ga bisa tidur) tiba2 aku berpikir, ternyata hidup cepat berlalu, keinget waktu masih kecil sampe segede ini, udah nikah pula. Tiba2 aku sadar kalo bapak dan ibukku sudah tua, baru sadar juga kalo skarang rambut beliau berdua sudah beruban dan kulit mukanyapun sudah ga kenceng lagi, kliatan juga kalo hidup makin susah (jelas banget tergambar di muka beliau berdua).

Yang buat aku berpikir, apa segini saja arti hidup manusia di dunia? Terutama, apakah segini saja arti menjadi orangtua? Beliau berdua melahirkan dan merawat aku, menyekolahkan hingga menjadi sarjana (yang diluar kemampuan finansial bapakku yang PNS, yang golongannya baru naik menjadi III saat aku hampir lulus kuliah.), sekarang aku memutuskan untuk menikah n i’ll leave them soon, padahal aku belum berbuat banyak untuk mereka, belum bisa dan kayaknya ga akan bisa membalas smua kasih sayang beliau.

Seolah-olah hanya untuk melahirkan, merawat dan meyekolahkan saja arti hidup kedua orangtuaku. Masih banyak keinginan untuk membahagiakan orangtuaku, yang kalo ada rejeki aku pengen ngelunasi smua utang2 beliau, juga membelikan rumah walopun kecil2an untuk tinggal saat mereka sudah tua dan tidak bekerja lagi. Yah..aku hanya ingin membahagiakan beliau berdua selagi beliau masih hidup.

So, aku bedoa memohon Tuhan membantuku mewujudkan cita2ku, atau berilah umur panjang untuk kedua orangtuaku sampai aku bisa mewujudkan cita2ku, amin…

Terimakasih dan penghargaan terbesar kuucapkan untuk bapakku Simon Petrus Segu Kotta dan ibukku Puji Astuti.

Untuk bapakku, aku ingat saat masih kecil digending dipundak dan aku berpegangan pada rambut keritingnya lalu aku dibawa jalan2 pagi hari hingga kali progo. Aku juga ingat waktu aku masih kecil belum bisa makan jambu bangkok, bapak mengunyahkan jambu bangkok itu dan memberikan kunyahan yang sudah halus untukku.

Untuk Ibukku, aku ingat betapa aku ngeyel n suka nganmbek kalo diajari berhitung, pernah juga waktu aku kelas 4 sd, aku flu dan pusing sampai lemes ga kuat jalan, ibuk menggendongku ke puskesmas

Terimakasih Bapak…..
Terimakasih Ibuk….

öa sayang Bapak & Ibuk…

 

Penghitung Umur Bayi Otomatis :D September 8, 2008

Filed under: Family — mama ethan @ 11:53 am

Halo…
lama ga muncul karena gi hibernsi, akhirnya kluar juga dari sarang. Aku udah melahirkan anak pertama tanggal 6 Juli kmarin. So sekarang anakku udah 2 bulan. Anakku cowok namanya Ethan Savero Prasaja.

Daripada capek2 ngitungin umur baby, makanya postingan ini buat ngitungin umur babyku 😀

Baby Names - BabyNamey.com Name Badge Ticker

gimana? keren kan…..!